Program Pendidikan
|
1. |
Diklat SRP |
|
|
Pelaksanaan diklat siaran radio pendidikan
(SRP) berbeda dengan diklat bagi guru SD/MI yang dilakukan
secara tatap muka. Model penataran dengan siaran radio
pendidikan (SRP) sangat cocok bagi guru SD yang bertugas
di daerah terpencil dan sulit transportasi, karena mereka
tidak perlu meninggalkan tempat tugasnya dalam melakukan
diklat ini. |
|
2. |
Siaran radio pendidikan untuk murid (SRPM) |
|
|
Kegiatan ini dikenal sebagai SRPM-SD.
Materinya disajikan dalam bentuk kaset audio dengan
materi yang sulit dipahami oleh murid sekolah dasar. Program yang telah dikembangkan yaitu mata pelajaran matematika, IPA, IPS, PPKN dan Bahasa Indonesia. Dalam mengikuti program ini murid sekolah dasar juga dilengkapo dengan MODUL sebagai bahan penyerta. Sampai dengan saat ini sedang dirintis penerapannya di 5 SD dalam Kabupaten Aceh Besar. |
|
3. |
Pengembangan sistem pendidikan terbuka tingkat SLTP/MTs/SMU/MA |
|
|
Sistem ini dikenal dengan SLTP Terbuka,
yangsecara nasional telah dirintis sejak tahun 1978. |
|
4. |
Pemutaran film, slide dan Video Pendidikan. |
|
|
Program ini dilaksanakan disekolah-sekolah,
seperti di SLTP/MTs, SMU?MA, SMK, Dayah dan Panti Asuhan. |
|
5. |
Produksi Bahan Belajar Dalam Bentuk Audio
Visual serta Dokumentasi dan Publikasi Kegaiatan Pendidikan
dan Kebudayaan Balai Tekkomdik NAD setiap tahunnya selalu
melakukan produksi audio visual pendidikan, yang hingga
saat ini telah di produksikan sebanyal 6 judul produksi
video dan 10 judul produksi audio. Proses produksi ini
telah didukung dengan studio mini audio visual pada
Balai Tekkomdik NAD dan dalam beberapa hal masih melakuakn
kerjasama dengan instansi lainnya seperti RRI, TVRI
dan Media Cetak. |
|
6. |
Pengembangan Program Media Pendidikan. |
|
|
Program media yang telah dan sedang dikembangkan oleh Balai Tekkomdik NAD, yaitu : |
|
|
|